Sosial
Selama Cuti Lebaran BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Tetap Berjalan dengan Berbagai Kebijakan
Rabu, 19 Maret 2025 | Dibaca: 1493 Pengunjung
Kepala BPJS Kesehatan Klungkung, Gusti Ngurah Catur Wiguna (tengah baju batik) saat melaksanakan Jumpa Pers bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Klungkung, Rabu (19/3)
Menjelang libur Lebaran 2025, BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk masyarakat Bali, tetap mendapatkan akses layanan kesehatan dan administrasi tanpa kendala. Baik yang mudik maupun yang tetap berada di Pulau Dewata, BPJS Kesehatan telah menyiapkan berbagai kemudahan agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan lebih nyaman dan aman.
Hal ini disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Klungkung, Gusti Ngurah Catur Wiguna saat melaksanakan Jumpa Pers bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Klungkung, Rabu (19/3). Pihaknya menjabarkan bagi warga Bali yang membutuhkan layanan administrasi kepesertaan selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan telah menyiapkan piket layanan di kantor cabang pada tanggal 28 Maret, 2, 3, 4, dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00 – 12.00 WITA. Selain itu, layanan administrasi via WhatsApp PANDAWA tetap beroperasi 24 jam penuh, sehingga peserta bisa mengakses informasi, mengurus administrasi, hingga melakukan pengaduan kapan saja dan di mana saja.
Lebih dari itu, masyarakat Bali yang sedang mudik juga tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan, meskipun berada di luar daerah asal. Dengan prinsip portabilitas JKN, peserta tetap bisa berobat di fasilitas kesehatan lain tanpa harus kembali ke tempat mereka terdaftar. Jika mengalami kondisi gawat darurat, seluruh rumah sakit wajib memberikan pelayanan tanpa memandang lokasi faskes peserta.
"Peserta JKN yang sedang mudik tetap bisa mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun rumah sakit di luar daerah. Bahkan dalam kondisi darurat, rumah sakit wajib memberikan layanan tanpa perlu rujukan terlebih dahulu," jelas Catur Wiguna.
Untuk memberikan perlindungan lebih bagi pemudik, BPJS Kesehatan telah mendirikan Posko Mudik di beberapa titik strategis yang bisa dimanfaatkan masyarakat Bali. Posko ini tidak hanya memberikan layanan administrasi kepesertaan JKN, tetapi juga menyediakan pemeriksaan kesehatan ringan, obat-obatan, hingga rujukan medis bagi pemudik yang membutuhkan.
Berikut beberapa titik Posko Mudik BPJS Kesehatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat Bali saat perjalanan:
Bagi masyarakat yang merasa kurang sehat atau ingin mengecek kondisi tubuh sebelum melanjutkan perjalanan, Posko Mudik BPJS Kesehatan siap memberikan bantuan. Dengan layanan ini, diharapkan masyarakat Bali bisa mudik dengan lebih aman dan nyaman.
Bagi masyarakat Bali yang rutin mengonsumsi obat dari Program Rujuk Balik (PRB), BPJS Kesehatan juga memberikan kemudahan khusus selama libur Lebaran. Jika jadwal pengambilan obat jatuh pada hari libur, peserta bisa mengambil obat hingga tujuh hari lebih awal di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.
Agar tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan, peserta harus memastikan bahwa status kepesertaan JKN mereka aktif. Jika kepesertaan tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta disarankan untuk segera melunasi atau memanfaatkan Program REHAB 2.0, yang memungkinkan peserta mencicil iuran melalui aplikasi Mobile JKN.
“Kami berharap dengan berbagai kebijakan ini, masyarakat Bali tetap bisa mengakses layanan kesehatan selama libur Lebaran. Kami juga mengimbau seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk tetap memberikan pelayanan optimal kepada peserta selama masa liburan,” ujarnya.007
TAGS :