Sosial

Pipa Induk Telaga Waja Bocor, Perumda Tirta Tohlangkir Layani Warga dengan Sistem Buka Tutup Hingga Drop Air Tangki Door To Door ke Pelanggan

 Senin, 09 September 2024 | Dibaca: 362 Pengunjung

Foto: Kerusakan Pipa Air Telaga Waja (kiri) dan Komang Haryadi Parwatha (kanan)

www.mediabali.id, Karangasem. 

Pelayanan air bersih di beberapa wilayah Karangasem terganggu. Hal ini terjadi akibat Pipa Transmisi milik UPTD Telaga Waja yang berada di Banjar Ketket, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem mengalami kebocoran sejak Jumat, 30 Agustus 2024 lalu. 


Kendati sudah lebih dari seminggu  mengalami kerusakan, namun proses perbaikan masih belum selesai karena kerusakan berada di medan yang sulit di lereng tebing yang curam. Selain itu, petugas juga menunggu alat yg harus didatangkan dari luar Bali. "Saya selalu komunikasi dengan UPTD Telaga Waja, mereka bilang alat untuk perbaikannya masih dicarikan, mungkin harus nunggu beberapa hari lagi perbaikannya, " Ujar Direktur Perumda Tirta Toh Langkir, Komang Haryadi Parwatha saat dikonfrimasi Senin, (9/9/2024). 

Haryadi Parwatha menerangkan bahwa dengan  terjadinya kebocoran Pipa Transmisi Diameter 630 mm milik UPTD Telaga Waja tersebut maka berdampak kepada tidak maksimalnya pelayanan pandistribusian air di 5 Kecamatan yaitu di Kecamatan Bebandem, Kecamatan Kubu, Kecamatan Manggis, Kecamatan Karangasem dan Kecamatan Abang.

 

Disebutkan ada ribuan pelanggan yg harus mendapatkan pasokan air secara bergilir bahkan di beberapa tempat harus dilayani dengan air tangki. "Kami terpaksa berikan pelayanan secara buka tutup, bahkan ada yang kami layani dengan drop air langsung pakai mobil tangki" Terangnya. 

Haryadi yang berasal dari Lingkungan Belong, Amlapura tersebut menyebut wilayah yang terdampak di Kecamatan Bebandem yaitu di wilayah Kecicang, Desa Bungaya Kangin. Sementara di Kecamatan Kubu yg terdampak warga di Br. Dinas Baturinggit Kelod, Desa Baturinggit. Di Kecamatan Manggis yang terdampak adalah Desa Manggis dan sebagian desa Ulakan. Untuk di Kecamatan Karangasem yang terdampak yaitu Kelurahan Subagan, Jln. Cempaka,  Kelurahan Padangkerta Atas, Lingkungan Perumnas dan sekitarnya. Sementara di Kecamatan Abang yang terdampak desa Culik dan Desa Datah. 

Haryadi menghimbau kepada pelanggan untuk bersabar sampai air kembali normal. Dihimbau untuk saat ini warga harus memiliki tempat penampungan air yang cukup besar semisal tower. Agar saat air posisi mengalir bisa menampung air sebelum ditutup karena dialihkan ke jalur lain. Str 


TAGS :