Peristiwa

Periode Kedua Koster, Progesif Libatkan Perguruan Tinggi dalam Bangun Bali

 Jumat, 07 Maret 2025 | Dibaca: 190 Pengunjung

Suasana Gubernur Koster dalam menghadiri Pengukuhan Guru Besar Tetap Unmas Denpasar, Jumat (7/3/2025).

www.mediabali.id, Denpasar. 

Gubernur Bali Wayan Koster, tingkatkan progresifitas membangun Bali di periode 2025-2030. Kedepannya kontribusi dan kerja sama perguruan tinggi akan dilibatkan secara maksimal.

Tiga pilar atau Tri Dharma Perguruan Tinggi akan dioptimalkan melalui kontribusi para pendidik dan mahasiswa dalam mendukung setiap program yang berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. 

"Pembangunan Bali supaya lebih progresif cepat dan tepat, tiang akan melibatkan perguruan tinggi. Kerja sama melakukan riset soal pangan, air, energi, transportasi, infrastruktur, pertanian, dan seterusnya," ucap Koster saat menghadiri Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Jumat (7/3/2025).

Dikatakan Gubernur Koster, kerja sama dengan perguruan tinggi telah dilakukan sejak memimpin Bali pada periode pertama. Terutama menyangkut Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Para dosen, mahasiswa, dan civitas perguruan tinggi kita akan ajak kerja sama. Selain riset, nanti kita buatkan KKN tematik," tegas Koster asal Desa Sembiran Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

Pemimpin visioner dan pekerja keras ini menyampaikan beberapa terobosan jitunya di hadapan para guru besar dan dosen di Unmas.

Koster hendak mewujudkan KKN tematik yang selaras dengan visi pembangunan Bali yang berbasis budaya dan kearifan lokal.

"Mahasiswa seluruh Bali kita akan ajak terjun ke desa-desa untuk bertemu dengan petani dan mengajari mereka, bagaimana lahan diberdayakan, pengembangan dan pendampingan agar petani paham betul. Tidak hanya sektor pertanian, kesehatan dan lainnya juga," beber Koster, yang diperiode kedua berpasangan dengan Wagub Nyoman Giri Prasta.

Ia tidak memungkiri, SDM Bali di sejumlah perguruan tinggi di Bali tidak sebanding dengan di tempat lain. Maka itulah, harus dilibatkan sesuai dengan kebutuhan program pembangunan Bali. 

"Karena SDM di perguruan tinggi kita sangat kaya dengan berbagai keahliannya sesuai kebutuhan pembangunan Bali. Ini harus diberdayakan secara optimal baik secara institusional dan perorangan," ucapnya. 012

 


TAGS :