Politik

Mulia-PAS Dorong Lobi Pusat dan Konektivitas dalam Pembangunan Bali

 Senin, 11 November 2024 | Dibaca: 341 Pengunjung

Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 01, Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana.

www.mediabali.id, Denpasar. 

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 01, Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana, menilai pembangunan di Provinsi Bali, sangat membutuhkan konektivitas antara daerah dan pusat.

Menurut Made Muliawan Arya alias De Gadjah, pembangunan di Bali terus berkembang. Namun, tujuannya tetap untuk mensejahterakan masyarakat Bali. 

"Pemerintah pusat tidak akan intervensi, otonomi daerah untuk kesejahteraan. Jika terpilih, kewenangan kami sebagai Gubernur adalah bagaimana caranya melobi di pusat agar 'kue-kue' pembangunan itu ada di Bali," ujar Ketua Partai Gerindra Provinsi Bali ini, belum lama ini.

De Gadjah memaparkan apabila mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kesejahteraan, tentu saja Bali tidak akan mampu.

"Jadi tidak ada urusannya dengan otonomi, di mana otonomi adalah kesejahteraan. Kalau hanya mengandalkan otonomi, kita lihat PAD Karangasem, Buleleng, Bangli, dan lainnya. Apakah mampu?," tanyanya.

Lanjut De Gadjah, masyarakat Bali jangan sampai ada kelaparan dan miskin. Rencana ini dirancang sejak dini, saat De Gadjah berkomitmen maju sebagai Cagub Bali, dengan didampingi Putu Agus Suradnyana.

"Maka itulah pentingnya konektivitas, hubungan baik, networking, satu jalur, agar bisa rakyat Bali tidak sengsara kedepannya. Seperti sering saya sampaikan, saya tidak ingin rakyat Bali kelaparan dan tidak ingin rakyat Bali miskin," pungkasnya. 012

 


TAGS :