Pendidikan

Komitmen Tuntaskan Permasalahan Bali

 Senin, 17 Maret 2025 | Dibaca: 1471 Pengunjung

www.mediabali.id, Denpasar. 

Oleh Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.,MM. (Dekan FEB Undiknas Denpasar)

Pada Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) yang digelar pada 12 Maret 2025 di Gedung Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi Pulau Dewata. 

Dalam pidatonya, Koster menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan program pembangunan yang terintegrasi dan terpadu, sesuai dengan konsep "satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola". 

Koster menyoroti bahwa pembangunan Bali harrus dilakukan dengan semangat gotong royong, melibatkan semua kepala daerah beserta perangkat daerah provinsi, kabupaten, dan kota, serta DPRD di seluruh Bali. 

Ia menekankan bahwa pertemuan ini menjadi awal penataan pembangunan Bali yang mengusung sikap gotong royong antara provinsi dan kabupaten/kota. 

Selain itu, Gubernur Koster menegaskan bahwa ia akan bersikap tegas dan keras dalam menegakkan aturan, serta berani menindak siapa pun, baik individu maupun organisasi bisnis, yang melanggar regulasi di Bali. 

Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga integritas dan keberlanjutan pembangunan di Bali, serta memastikan bahwa semua pihak mematuhi peraturan yang berlaku demi kepentingan bersama.

Langkah tegas ini diharapkan dapat mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Bali, termasuk masalah alih fungsi lahan, pelanggaran tata ruang, dan praktik bisnis yang tidak  sesuai dengan  nilai-nilai  budaya serta kearifan lokal. 

Dengan penegakan aturan yang konsisten, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat   Bali.

Selain itu, Koster juga menekankan pentingnya peran serta  masyarakat dalam mendukung program-program  pemerintah. 
Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan, menjaga kelestarian lingkungan, serta  melestarikan budaya dan tradisi Bali yang menjadi daya tarik utama pariwisata.


TAGS :